TUGAS M5 MANAJEMEN LAYANAN SISTEM INFORMASI# : Organisasi Entitas yang Akan Memberikan Layanan

 

A. Pengertian Organisasi 

Organisasi sebagai suatu entitas tempat beberapa orang berkumpul harus benar-benar dipahami keberadaanya, dengan mengenal dan memahami organisasi memungkinkan tujuan yangdiharapkan dapat tercapai. Organisasi dikatakan oleh Gary N. McLean sebagai situasi dimana dua atau lebih orang yang terlibat dalam mencapai tujuan bersama.1 Sukanto Reksohadiprodjo dan Hani Handoko mengatakan organisasi sebagai: (1) Suatu lembaga sosial yang secara sadar dikoordinasikan dan dengan sengaja disusun; (2) terdiri dari sekumpulan orang dengan berbagai pola interaksi yang ditetapkan; (3) mempunyai batasan-batasan yang secara relatif dapat diidentifikasikan dan keberadaanya mempunyai basis yang relatif permanen; (4) dan dikembangkan untuk mencapi tujuan-tujuan tertentu.2 Gibson, Ivancevich, Donnelly, dan Konopaske mengatakan organisasi sebagai berikut: “An organization is a coordinated unit consisting of at least two people who function to achieve a common goal or set of goals”.3 Gibson dkk mengatakan bahwa organisasi dapat dipahami sebagai sebuah unit yang terkoordinasi, terdiri dari dua orang atau lebih yang berfungsi untuk mencapai tujuan bersama atau serangkaian tujuan. Sedangkan Richard L. Daft dalam bukunya Organization Theory and Design, mendifinisikan organisasi sebagai berikut :

“Organizations are (1) social entities that (2) are goal- directed, (3) are designed as deliberately structured and coordinated activity systems, and (4) are linked to the external environment”.4 Apa yang dikatakan Daft dapat bermakna bahwa organisasi itu menggambarkan sebagai entitas sosial, yang diarahkan kepada pencapaian tujuan, dengan struktur yang dirancang secara sengaja dan terkoordinasi sebagai suatu sistem, serta terkait dengan lingkungan eksternal. Stephen P. Roobins mengatakan organisasi merupakan suatu entitas sosial yang secara sadar terkoordinasi, memiliki suatu batas yang relatif dapat diidentifikasi, dan berfungsi secara relatif kontinu (berkesinambungan) untuk mencapai suatu tujuan atau seperangkat tujuan bersama.5 dan E. Wight Bakke dalam Kusdi mengatakan bahwa organisasi sebagai: Suatu sistem berkelanjutan dari aktivitas- aktivitas manusia yang terdeferensiasi dan terkoordinasi, yang mempergunakan, mentransformasikan, dan menyatu padukan seperangkat khusus manusia, material, modal, gagasan, dan sumber daya alam menjadi suatu kesatuan pemecahan masalah yang unik dalam rangka memuaskan kebutuhan-kebutuhan tertentu manusia dalam interaksinya dengan sistem-sistem lain dari aktivitas manusia dan sumbar daya dalam lingkungannya.6 Dengan demikian organisasi dapat didefinisikan sebagai suatu entitas(wujud) sosial yang dikoordinasikan secara sadar oleh sekelompok orang secara terus menerus untuk mencapai tujuan yang tidak dapat dicapai seorang diri.


Organisasi jasa adalah organisasi pihak ketiga yang memberikan layanan kepada entitas pengguna yang merupakan bagian dari sistem informasi entitas yang relevan dengan pelaporan keuangan. 

Tujuan:
Tujuan auditor pengguna, ketika entitas pengguna menggunakan jasa organisasi jasa, adalah:
a) Untuk memperoleh pemahaman tentang sifat dan signifikansi layanan yang diberikan oleh organisasi jasa dan pengaruhnya terhadap pengendalian internal entitas pengguna yang relevan dengan audit, cukup untuk mengidentifikasi dan menilai risiko salah saji material; dan
b) Untuk merancang dan melaksanakan prosedur audit yang responsif terhadap risiko tersebut.


Sumber : http://repository.radenintan.ac.id/7645/1/Buku%20Perilaku%20Organisasi.pdf dan https://www.kja-sandibahari.com/sa-402-pertimbangan-audit-yang-berkaitan-dengan-entitas-yang-menggunakan-organisasi-jasa/

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Konsep dan Kerangka Kerja Manajemen Layanan

Konsep utama,proses perencanaan dan pengiriman layanan dari model bisnis

TUGAS M6 : MODEL BISNIS